♥ Bagaimanakah Aku Harus Mencari Jodohku ♥

Perkara yang satu ini memang sangat membuat “GALAU” para muda-mudi. Banyaklah alasan yang dibuat-buat karena menutupi status kesendiriannya. Belum ada rezekilah, uang panai terlalu besarlah, restu dari orang tualah, kriteria belum cocoklah, macam-macamlah alasan untuk mengelak dari pertanyaan “kapan anda nikah/walimah…???”

Tapi tahukah anda!, perkara ini bukanlah tugas individu bagi yang bersangkutan (ikhwan dan akhwat). Ini adalah tugas orang tua atau wali kita juga. Memang perkara yang di pikul sendiri-sendiri akan terasa berat. Maka berbagilah dengan orang tua atau wali anda, boleh jadi ada solusi dari mereka terhadap masalah yang kita hadapi sekarang.

Bagaimana dengan posisi kita sebagai laki-laki (ikhwan)?. Apa yang telah anda tempuh selama ini? Apakah menunggu orang tua atau wali anda untuk dicarikan atau cari sendiri?  Tentunya itu tergantung dari pihak laki-laki, klo mau simple saja, yah minta sama orang tua kita saja buat di carikan tulang rusuk yang selama ini kita cari-cari.

Bagaimana dengan posisi kita sebagai perempuan (akhwat)?. Apa yang telah anda tempuh selama ini? Apakah hanya tinggal menunggu kumbang datang melamar di rumah anda? Atau mencari imam sendiri? Tentunya tiadalah aib bagi seorang muslimah mencari imamnya yang sholeh seperti kisah Ibunda Khadijah menawarkan dirinya untuk langsung dinikahi dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.(ingat: hindari pacaran), Nah bagaimana bila posisi kita sebagai orang tua atau wali?

Bila Anda adalah orang tua atau wali dari seorang wanita, maka salah satu tanggung jawab Anda adalah menjodohkannya, tidak hanya itu, dengan orang shalih atau orang baik, masalahnya adalah saat yang bersangkutan belum ketemu jodoh, apakah Anda sebagai wali hanya diam dan bertahan, bagaimana bila Anda menawarkan? Duh aib, pak, malu, kok seperti dagangan saja, nanti dulu, jangan berpikiran buruk, yang bilang aib itu ya siapa? Tak ada aib, gak ada malu dalam hal ini selama dilakukan dengan cara yang santun, baik dan kepada orang shalih, gak ada malu dalam kebenaran.

Kalau Anda merasa malu dan memandangnya aib, maka perhatikanlah orang di bawah ini yang mereka dijamin lebih baik dan lebih mulia dari Anda.

Seorang laki-laki shalih berkata kepada Musa,

قَالَ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُنْكِحَكَ إِحْدَى ابْنَتَيَّ هَاتَيْنِ عَلَى أَنْ تَأْجُرَنِي ثَمَانِيَ حِجَجٍ [القصص/27]

“Sesungguhnya aku hendak menikahkanmu dengan salah satu dari kedua putriku ini dengan syarat kamu bekerja kepadaku selama delapan tahun…” Al-Qashash: 27.

Bapak ini tahu bila Musa adalah pemuda baik, kuat dan amanat, maka dia berminat menjadikannya sebagai menantu, dan hasratnya terkabul, salah satu putrinya menjadi istri seorang nabi.

Semoga kita semua dimudahkan dalam menjemput jodoh masing-masing.

2 responses to “♥ Bagaimanakah Aku Harus Mencari Jodohku ♥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s