E-Book: Inilah Haddadiyah (Kenalilah dan Waspadalah Darinya)

Akhir-akhir ini, mulai tampak fitnah yang membutakan dan kejahilan yang menyedihkan, yang mulai disebarkan oleh para pemuda yang lurus –insya Alloh-, yang terbakar oleh semangat dan ghirah keislaman untuk membela sunnah nabawiyah dan  manhajus salaf, namun tanpa diimbangi oleh ilmu dan arahan yang terarah. Mereka sibukkan diri mereka dengan hal yang tidak seharusnya mereka berkecimpung di dalamnya, mereka masuk ke dalam perkara besar yang tidaklah seharusnya mereka masuk ke dalamnya, mereka lemparkan tuduhan-tuduhan, celaan-celaan, makian-makian, umpatan-umpatan, ghibah (gunjingan), namimah (adu domba) dan segala keburukan lainnya ke tengah-tengah umat. Bahkan mereka menempatkan diri mereka layaknya mufti atau ulama yang umat harus mendengar dan mematuhi mereka, mereka melayangkan  tabdi’,  tafsiq bahkan  takfir secara serampangan, mereka permainkan ilmu jarh wa ta’dil hanya untuk memenuhi ambisi dan obsesi mereka, mereka terapkan hajr  (boikot) dan muqotho’ah (isolir) ala hawa nafsu mereka, akhirnya mereka menjadi munaffirin, orang-orang yang menjauhkan umat dari dakwah  mubarokah ini, mereka ciptakan fobia di tengan umat, dan mereka telah menjadi  hizbiyah gaya baru dengan menyempitkan bahwa  salafiyah hanyalah untuk mereka sendiri, tidak untuk selainnya. Wal’iyadzubillah.

Namun aneh dan ajaibnya, mereka merasa bahwa mereka adalah ahlul haq, satu-satunya pemilik manhaj yang selamat, mereka mengklaim bahwa manhaj mereka telah kebal sebagaimana jiwa mereka telah kebal dari nasehat. Selama nasehat tersebut tidak datang dari kalangan mereka maka ditolak, dan apabila datang dari mereka walaupun bathil maka diterima. Tidak lah keluar dari lisan ataupun tulisan mereka melainkan hanyalah kata-kata kotor, umpatan, makian, celaan, cercaan dan kejelekan-kejelekan lainnya. Sedangkan selain mereka apabila mencerca atas sikap mereka, maka mereka mulai bersembunyi mempertanyakan, “mana dakwah bijaksana itu?”… “Mana dakwah hikmah itu?”… Ya, mereka inilah orang yang gemar memukul orang lain namun tidak mau dipukul balik. Mereka senantiasa menyakiti saudara seiman namun tidak mau disakiti balik. Allohul Musta’an.

[DOWNLOAD]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s