Membuat Anti Virus kecil-kecilan menggunakan “File Batch”

batch

Pada era MS-DOS penggunaan batch file sangat familiar di lingkungan pengguna. Karena dengan batch file tersebut mereka dapat mengulang-ulang suatu perintah yang terdapat dalam file batch untuk di eksekusi di lain waktu ketika dibutuhkan. Pemprograman batch file bisa dibilang sederhana dan tidak membutuhkan skill pemprograman khusus. Karena hanya berupa baris perintah yang dijalankan secara urut dari atas ke bawah walau tidak menutup kemungkinan penggunaan perintah goto untuk melompat ke perintah tertentu. Lalu kemudian muncul sistem operasi berbasis Gui dan menggunakan mouse membuat banyak dari pengguna meninggalkan penggunaan batch file ini. Tapi sebagian pengguna masih setia menggunakan batch file ini. Dengan menggunakan sistem berbasis Gui itu memang mudah untuk orang awam. Tapi penggunaan batch file mempunyai nilai lebih, yakni kita diajak berpikir untuk menyusun perintah-perintah untuk dimasukkan ke dalam batch file. Sehingga otak kita akan semakin terlatih kemampuan berpikirnya.

.bat merupakan ekstensi pertama yang digunakan oleh Microsoft untuk batch file. Ekstensi ini berjalan pada MS-DOS dan semua versi dari Microsoft windows. Pada MS-DOS menggunakan command.com untuk mengeksekusi file batch sedang kalau di windows menggunakan cmd.exe

Untuk membuat file Batch, berikut contoh sederhananya: Continue reading

Advertisements

Tips and Trik: Cara Membuat Kalender Menggunakan Formula / Rumus di Excel

Membuat Kalender sendiri? Apa untungnya? di pojok kanan bawah komputer kita kan udah ada? di dinding rumah kita juga sudah ada. Tapi kalau kita bisa membuat sendiri di Excel, kan lebih keren….!

Awalnya saya sendiri membayangkan begitu rumitnya rumus-rumus yang harus kita buat untuk membuat Kalender yang bisa digunakan untuk semua tahun. Setelah mencari di sana-sini, ternyata saya tahu begitu mudahnya membuat kalender elastis yang bisa menampilkan tanggal mulai tahun sampai tahun 9999.
Yuk, kita coba buat

Pertama: Baca basmalah dan buka excel anda (Excel 2007 yang saya pakai)
Kedua : Tuliskan sembarang angka bulan (1 – 12) di sel D4, misal 10. Lalu tuliskan sembarang angka tahun di sel J4, Misal 2011.
Lalu di sel D6 sampai J6 ditulsikan nama hari mulai Minggu sampai Sabtu.
Ketiga: Saatnya menulsikan bulan dan tahun. Kita Gabung (merge) terlebih dahulu sel E4 sampai I4. Lalu tuliskan rumus : =DATE(J4,D4,1). Terus kita format sel tersebut (Ctrl+1), pilih Custom dan tuliskan “[$-21]mmmm yyyy” (tanpa tanda petik lho…). Kode [$-21] adalah kode untuk menampilkan nama bulan dalam format bahasa Indonesia.
Keempat: Pada sel di bawah hari minggu (D7), kita tuliskan rumus: =E4-Weekday(E4)+1. Untuk hari Senin (E7), kita tulis rumus =D7+1. Kopikan rumus di hari senin ke hari berikunya sampai Sabtu. Format selnya agar yang tampil hanya tanggalnya saja.
Kelima : Untuk minggu kedua, hari Minggu dituliskan rumus : =D7+7, kopikan ke bawah sampai D12. Dan untuk hari yang lain, tinggal mengkopikan rumus di selE7:J7
Keenam : Kita gunakan fasilitas Conditional Formatting untuk menyamarkan tanggal-tanggal sebelum tanggal 1 dan kelebihan tanggal di akhir bulan. Jadi kita blok sel D7:J12. Pilih Conditional Formatting, New Rule, Use Formula to determine which cells to format. Di kotak rumus kita tuliskan : =Month(D7)<>$D$4. Lalu format Font-nya menjadi warna merah.
Berikut tampilan sederhana dari Kalender sesuai langkah di atas.