Artikel: Jagalah Mulut dan Kehormatanmu

Jagalah Mulut dan Kehormatanmu

silhouette-of-woman-prayingKata orang: “Lidah memang tidak bertulang”, ada juga yang bilang : “Mulutmu Harimaumu”. Itu hanya kiasan saja betapa mudahnya mulut ini mengucapkan sesuatu yang dapat merugikan dirinya dan orang lain.

Sering terjadi, seseorang sangat menyesali keburukan yang dilakukan dengan tangannya -misalnya-, walau sekali, namun berulangkali lisannya berbuat keburukan, jangankan disesali, bahkan dirinya tidak merasakan bahwa itu adalah keburukan.

Pernahkan anda merasa sakit hati oleh ucapan seseorang ?, merasakan pedihnya fitnah keji dan kabar dusta tentang anda ?, merasakan ‘kesel dan ’empet mendengar omongan penuh bualan dan kesombongan ?, mengalami cekcok dengan orang terdekat karena isu-isu bohong ? dan masih banyak lagi keburukan yang dirasakan akibat penggunaan “mulut” yang tidak benar.

 itu artinya kita harus hati-hati menjaga mulut kita, bukan tidak mungkin ada orang lain yang pernah merasakan seperti apa yang kita rasakan karena mulut kita yang tidak terjaga. Hati-hatilah dalam masalah mulut, karena dia dapat menjadi salah satu sumber kesulitan dalam hidup kita, sebagaimana dia dapat menjadi sumber kebahagiaan kita manakala kita jaga dengan baik.

Ucapan orang lain yang tidak terkendali kepada kita, bukan alasan bagi kita membalasnya dengan ‘melepaskan’ mulut kita tanpa kendali.

Cukuplah sebuah pesan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam kepada kita: “Siapa yang beriman kepada Allah dan hah akhir, berkatalah yang baik atau diam” 

Kemudian masalah kehormatan kita. Hendaklah kita jaga sekuat-kuatnya. Jangan sampai karena bisikan mereguk kesenangan sesaat, kita korbankan kehormatan kita. Apalagi bagi yang telah berkeluarga. Continue reading