E-Book: Waspada Terhadap Bid’ah, Oleh Imam al-Allamah Abdul Aziz Bin Abdillah Bin Baz

waspada-terhadap-bidahE-Book: Waspada Terhadap Bid’ah, Oleh Imam al-Allamah Abdul Aziz Bin Abdillah Bin Baz

[DOWNLOAD] Waspada Terhadap Bidah

Recent Posts:

E-Book: Ikuti Sunnah Jauhi Bid’ah

Tidak diragukan lagi, bahwa sunnah itu bagaikan kapal Nabi Nuh ‘alaihis Salam, barangsiapa yang menaikinya niscaya ia akan selamat dan barangsiapa yang meninggalkannya niscaya ia akan binasa. Demikian pula dengan bid’ah, tidaklah suatu kaum yang mengamalkan satu bentuk bid’ah saja, melainkan dicabut darinya satu sunnah dan lenyaplah kenikmatan sunnah tersebut.

Berbicara masalah sunnah dan bid’ah, adalah suatu hal yang urgen di dalam Islam. Karena pembahasan sunnah dan bid’ah ini tidak terlepas dari konsekuensi syahadat kita yang meyakini bahwa Muhammad adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam. Oleh karena itu, manifestasi syahadat dan kecintaan kita kepada Rasulullah adalah dengan mengamalkan sunnah beliau dan meninggalkan segala bentuk bid’ah, Continue reading

E-Book: Hakikat Bid’ah dan Kufur

Masalah  hajr,  tabdi’,  tahdzir  dan semisalnya adalah permasalahan yang tidak ada habisnya. Fenomena ini terus menerus ada dan semakin lama semakin berkembang subur. Uniknya, fenomena ini berkembang di tengah-tengah barisan orang-orang yang berintisab (berafiliasi) dengan ahlus sunnah. Padahal ahlus sunnah dikenal akan cirinya yang berijtima’ (bersatu) sedangkan ahlul bid’ah dikenal dengan cirinya yang berpecah belah.

Di tanah air kita ini, orang-orang yang mengaku sebagai  salafiyun tidaklah sedikit. Namun, pengakuan adalah suatu hal yang mudah, dan pengakuan belaka tanpa diiringi dengan bukti adalah sekedar pengakuan kosong belaka.

Sebagaimana seorang penyair pernah berkata :

Ad-Da’awi ma lam tuqiimu ‘alaiha  bayyinatin abna’uha ad’iyaa’

Seorang pengaku-ngaku yang tidak ditopang di atasnya Keterangan maka hanyalah pengaku-ngakuan belaka Continue reading

E-Book: Baiat Antara Sunnah dan Bid’ah

Barangkali ada yang mengatakan bahwa: Yang menjadi kewajiban kita sekarang ini ialah mengajak kaum muslimin kepada masalah-masalah yang tidak ada perselisihan di dalamnya dan menjauhi sisi yang terdapat perselisihan di dalamnya.

Tidak sepantasnya bagi kita untuk berbicara seputar perselisihan demi menjaga kemaslahatan, sehingga musuh-musuh kita tidak tahu masalah ini! Atau ada yang mengatakan: Kewajiban yang paling penting ialah mengarahkan keinginan kaum muslimin kepada persatuan barisan dan menyatukan kalimat semampu kita.

Perkataan ini menyelisihi kebenaran, karena bersembunyi di atas kesalahan dengan dalih demi menjaga kemaslahatan bersama, Continue reading

E-Book: Adab-Adab dalam Majelis dan Bid’ah-Bid’ahnya

Berikut ini adalah Risalah  Adabul Majlis wa Bida’uha atau ”Adab-Adab Majelis dan Bid’ah-Bid’ahnya” beserta penjelasan singkat seputar kaidah di dalam menilai suatu perbuatan dikategorikan sebagai bid’ah. Risalah ini sebenarnya penyusun tulis pada sekitar Agustus 2003 dimana penyusun saat itu masih mahasiswa.  Latar belakang penyusun menuliskan risalah ini pada awalnya adalah untuk meluruskan kesalahan-kesalahan majelis yang sering dilakukan rekan-rekan aktivis mahasiswa ketika di forum, majelis, syuro’ ataupun selainnya.

Penyusun mendapatkan fenomena-fenomena yang seakan-akan telah menjadi sunnah, seperti adanya keharusan untuk membaca Al-Qur`an sebelum majelis dimulai, atau pemimpin syuro’ mengajak perserta untuk membaca doa’ tertentu secare bersama-sama, atau berdo’a di akhir majelis secara bersama-sama dan terus menerus, Continue reading