Artikel: Intinya kita beramal diatas dalil, Oleh : Ibn Andi

photoMasih jelas dlm ingatanku saat itu aku membawa celana kainku yg masih isbal ke tempat tukang jahit kain utk dipotong hingga naik di atas mata kaki. Selang sehari, celana itu aku pakai. Nah, Ayahku yg saat itu menyadari akan perubahanku memanggilku dan berkata; “Nak, knp naikin celana di atas mata kaki? Kamu tdk lagi ikut-ikutan ajarannya kakakmu yg menghilang entah ke mana itu kan? Aku jawab: “Ini sunnah pak, & insya Allah saya tdk sama seperti beliau krn manhaj yg saya pelajari tdk mengajarkan hal yg demikian. Intinya kita beragama di atas dalil saja (al-Qur’an & as-Sunnah).” suasana tenang…

Di lain waktu, ketika beliau (Ayahku) melihatku sholat. Ketika aku bangun dari ruku’ aku bersedekap di dada, kemudian pas saat tahiyat aku menggerak-gerakkan jari telunjuk. Setibanya di rumah, beliau bertanya pdku: “Lah, knp sholat seperti itu, koq sholat seperti hanya main-main sampai goyang-goyangin jari segala?” aku hanya jwb: “Ini sunnah pak, banyak riwayat yg menjelaskan bgmana tata cara sholat nabi. Intinya kita beribadah di atas dalil sj (al-Qur’an & as-Sunnah).

Dan masih banyak kisah-kisah yg lain antara beliau (ayahku) & aku. Dan selalu aku hanya menyampaikan bhwsanya “landasan agama kita ini hanya dua yaitu al-Qur’an & as-Sunnah sbgmana yg dipahami oleh para salafush shalih.” Continue reading